Showing posts with label Rangkaian Setara Thevenin. Show all posts
Showing posts with label Rangkaian Setara Thevenin. Show all posts

Friday, 15 December 2017

Elektronika Dasar I: Rangkaian Setara Thevenin (Hard)

Masih tentang Rangkaian Setara Thevenin tapi kali ini tingkat kesulitannya tinggi dimana kalian akan kesulitan jika masih menggunakan loop rangkaian, tapi jangan khawatir, sekarang sudah ada cara yang mudah untuk menyelesaikannya.

Mari simak gambar rangkaian berikut:


Bisakah kalian menyelesaikannya dengan loop dalam waktu yang singkat?

Untuk mencari Hambatan Thevenin, selalu anggap dibagian kanan sebagai acuan yang artinya kita mulai dari R7. Tahapan menganalisis Hambatan Thevenin adalah:

  1. Mulai dari R7. R7 bercabang menjadi R5 dan R6
  2. R5 bercabang menjadi R4 dan R3
  3. R3 bercabang menjadi R1 dan R2
Sehingga Hambatan Thevenin yang didapat adalah:

  1. R1 paralel dengan R2 lalu hasilnya tambah R3
  2. Hasil pada nomor 1 diparalelkan dengan R4 lalu ditambah R5
  3. Hasil pada nomor 2 diparalelkan dengan R6 lalu ditambah R7
Sudah dapat hasilnya? Jika hasilnya 15kOhm maka kalian benar. Lalu untuk Tegangan Thevenin? Cari tegangan di R2 dan R4 terlebih dahulu.

Untuk cari tegangan di R2, anggap bagian sebelah kanan setelah R2 adalah suatu beban yang artinya diputus terlebih dahulu, jadi untuk mencari tegangan di R2:

VR2=R2/(R1+R2)*B1==10k/(10k+10k)*12V=6V

Setelah itu lakukan langkah 1 Hambatan Thevenin lalu cari tegangan di R4, yaitu:

VR4=R4/(R4+R3+(R1(P)R2))*VR2=20k/(20k+10k+10k)*6V=3V

Terakhir, lakukan langkah 2 Hambatan Thevenin lalu cari VR6 atau tegangan di R6 dan misalkan sebagai RP1,vmaka tegangan di R6 adalah:

VR6=R6/(RP1+R6)*VR4=20k/(20k+10k+10k)*3V=1.5V

Silakan cek sendiri dengan Proteus 8.0 apakah benar atau salah.
Rangkaian Setara Thevenin yang didapat dapat dilihat pada gambar berikut:


Cukup mudah bukan? Berikutnya akan mengenai Rangkaian Setara Norton dengan rangkaian yang sama seperti pada gambar diatas, tapi jangan takut karena antara Rangkaian Setara Thevenin dan Rangkaian Setara Norton, perhitungannya mirip.

Demikian akhir dari Rangkaian Setara Thevenin. Terima kasih telah membaca blog ini. Kemungkinan akan ada perubahan apabila ada kesalahan jadi stay tuned.


Elektronika Dasar I: Rangkaian Setara Thevenin (Medium)

Apakah kalian sudah membaca terlebih dahulu Thevenin versi mudahnya? Jika sudah, sekarang kita akan analisis Rangkaian Thevenin untuk rangkaian seperti pada gambar dibawah:


Apakah cara mencari VTH dan RTH sama persis? Mari simak pembahasan dibawah.

Voltmeter pada gambar terlihat tersambung padahal sebenarnya terputus, kalaupun kalian menjalankannya di Proteus 8.0 maka V pada voltmeter=0V artinya OL atau Open Load, hanya saja penyambungan ini dimaksudkan untuk dijadikan acuan.

Lantas bagaimana menentukan VTH? Untuk menentukan VTH, maka Voltmeter (bisa diganti dengan resistor beban atau RL) diputus terlebih dahulu. Artinya tidak ada arus yang melewati R3 sehingga R3 tidak perlu dipakai.

Ternyata tegangan pada R3= tegangan pada R2, sementara tegangan pada R2 dapat dicari dengan pembagi tegangan biasa, yaitu:

VTH=R2/(R1+R2)*B1

Sehingga

VTH=10k/(10k+10k)*6V=3V

Berikutnya, cari RTH. Untuk melakukannya, maka baterai tadi dianggap korslet atau terhubung singkat sehingga RTH adalah:

RTH=(R1(P)R2)+R3
dimana (P) menandakan 'Diparalelkan Dengan'.

Jadi

RTH=(10k(P)10k)+10k=15k

Untuk Rangkaian Setara Thevenin, silakan lihat pola rangkaiannya pada link diatas dengan hasil pada bahasan diatas.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Thevenin dengan tingkat kesulitan menengah. Untuk tingkat kesulitan tinggi akan dibahas pada entri berikutnya. Terima kasih telah membaca blog ini.



Thursday, 14 December 2017

Elektronika Dasar I: Rangkaian Setara Thevenin (Easy)

Setelah membaca pendahuluan, sekarang kita akan masuk ke materi pertama yaitu Rangkaian Setara Thevenin. Disini pembaca dianggap sudah menguasai perhitungan sederhana seperti menghitung tegangan, arus, daya, dan energi.

Rangkaian Setara Thevenin adalah rangkaian yang dirancang untuh menyederhanakan rangkaian yang rumit dimana hanya ada satu Tegangan Thevenin atau VTH dan satu Hambatan Thevenin atau RTH yang dirangkai secara seri dengan sumber. Lantas seperti apa Rangkaian Setara Thevenin tersebut? Simak dulu contoh rangkaian dibawah ini:


Selalu pada rangkaian, tegangan yang dijadikan tegangan sumber adalah tegangan pada hambatan yang terdekat dengan rangkaian berikutnya (anggap selalu ada), jadi pada gambar diatas yang merupakan Tegangan Thevenin adalah tegangan pada R2 yang kebetulan dalam hal ini adalah RTH. Untuk mencari tegangan pada R2 bisa dilakukan dengan mencari arus yang mengalir, yaitu:

I=B1/(R1+R2)

Lalu

VR2=I*R2

Atau dengan pembagi tegangan:

VR2=R2/(R1+R2)*B1

Pasti hasilnya sama saja. Untuk rangkaian diatas, VR2=VTH=6V. Jadi Rangkaian Setara Thevenin untuk rangkaian diatas adalah:


Demikian penjelasan Rangkaian Setara Thevenin versi mudah. Untuk berikutnya masih Thevenin tapi sedikit diperumit. Terima kasih sudah membaca blog ini.